Posted by: yulism on: Maret 3, 2009
Kata orang bijak, kuman diseberang latuan tampak dan gajah dipelupuk mata tak tampak. Walaupun arti pepatah ini bukan tujuan dari tulisan saya akan tetapi mungkin salah satu pepatah inilah yang mewakili bahwa hal yang setiap hari kita lihat atau dekat dengan kita akan lebih mudah luput dari perahatian.
Masih teringat cerita dari salah satu episode “Everybody love Raymond” dimana Debra bertaruh dengan anak-anaknya Geofrey, Michael dan Ally, bahwa Ray sang ayah dan suami tidak akan melihat perubahan hair style yang baru saja dia lakukan. Dan alhasil benar sekali ketika Ray pulang dari kantor dan Debra mengibas-kibaskan rambutnya didepan mata Ray, dan Ray tidak melihat perubahan hair style itu.

Aku dan Dr. Phil a.k.a Dan
Begitu juga dengan apa yang aku alami akhir-akhir ini, sudah seminggu ini aku subscribe ke Weight watchers. Dan dalam Minggu pertama suamiku berkurang 5 pounds dan setelah dua minggu ini total dia berkurang 4 pounds. Akan tetapi aku sendiri dan suamiku tidak melihat perbedaan dari berkurangnya berat badan itu. Dan ketika kami makan malam dirumah Olivia, salah satu teman Indoenesia mbak Noeke langsung berkomentar bahwa Marin kelihatan sedikit berkurang berat badannya. Dan itu membuat kami tidak percaya betapa orang lain bisa melihat perubahan yang sangat kecil itu pada diri orang lain yang jarang ditemuinya, dimana orang yang berubah itu tidak menyadaari sama sekali.
Kejadian kedua adalah hari Jum’at malam kemarin. Malam itu kami berdua janjian makan malam dengan salah satu co-worker suami. Marvin sering sekali bertemu dengan Dan dan berkomunikasi dengannya karena mereka bekerja di perusahaan yang sama walaupun memiliki kantor yang berbeda. Selain itu mereka sudah bekerja sama lebih dari 10 tahun. Begitu juga saya, sering sekali saya bertemu dengan Dan dan istrinya Dabbie untuk makan malam. Akan tetapi kami tidak menyadari bahwa Dan memiliki wajah yang sangat mirip dengan salah satu psikiater terkenal Dr. Phil (Philips Mc Grow).
Malam itu setelah makan malam di Elephan Bar, kami berpindah ke On the Border untuk menikmati Margaritha yang lebih nikmat dan menghabiskan waktu malam itu. Ketika kami bercanda dengan salah satu waiter yang melayani kami, sang manager restauran datang dan ikut berbincang. Dan ketika dia melihat Dan dia menanyakan “Apakah kamu Dr. Phil???…” sontak aku dan Marvin menyadari betapa Dan memiliki wajah yang sangat mirip dengan Dr. Phil, dan selama ini kami tidak pernah menyadarinya. Akhirnya Dan dan Dabbie berkata bahwa banyak sekali orang yang mengira Dan itu Dr. Phil. Padahal selama ini kami sering melihat Dan, dan tidak pernah berfikir betapa miripnya ia dengan Dr. Phil. Mungkin memang demikianlah adanya, hal yang lebih dekat lebih mudah luput dari perhatian. Thanks
bener banget tuh mbak
Ya sakira demikian, Thanks
hohohoho lupa bilang asalamualikum
Waalaikum salam mas Anto, thanks
wah goalllllllllllllllllllllll
Horeee… menag dong, League apaan mas yang ditonton..
Thanks
mungkin itulah kenapa aa’ gym bilang (hihi… so last century ya), mulailah dari sekarang dan mulailah dari diri kita sendiri.
saking deketnya sama diri sendiri, suka nggak berasa kan kalo ada yang salah sama kita. gitu kali nggak sih?
Jadi ingat Aa’ Gym, dulu idola saya juga tuh mbak Dian..
Mungkin demikian adanya mbak, saya juga sering begitu mbak ngak merasa salah mulu yang ada tuh merasa benar mulu…
Thanks
Dietnya ati – ati jgn sampai tinggal 10kg siapa tau lupa dietnya kan
hehehe lucuan aja..
salam angat
Wah ga bisa bayangin mas kalau tinggi badan 180 trus berat badan 10 Kg, apa itu tidak hanya tinggal tulang…
Thanks
asalamualaikum mbak yu???
waalaikum salam mas, thanks
Hehe, kuman & gajah itu kan pepatahnya orang Indonesia. Kalo pepatah nya orang Amerika apa sich Mbak…???
BTW, foto Mbak Yulis ama Dan / Dr. Phil itu keren…!!!
Saya ga tau mbak, taunya cuman pepetah Indonesia atau Jawa…
Thanks
tapi jangan samakan mas marvin dengan gajah lho mbak…
Hua.. ha.. ha… kalau disamakan dengan kuman ga mungkin kan mbak Ernut…
Maret 3, 2009 pada 8:48 pm
hehehehe…mungkin memang luput dari perhatian karena kita terbiasa melihat seseorang yg dekat itu setiap hati mbak…tetapi teman yang sudah tidak melihat kita dalam jangka waktu yang lama akan menadari bahwa ada yang berubah…padahal diri sendiri tidak menyadarinya…
apakah ada perubahan setelah aku balik dari jakarta??? nanti aku tanyain sama temen2ku yg disini ya
Ya sepertinya demikian mbak Ria, Oh ya perubahan apakah yang terjadi setelah pulang dari Jakarta??… Kalau dari photo yang memegang tumpeng itu bisa dilihat deh perubahannya ke arah mana..
Thanks