Posted by: yulism on: Oktober 22, 2008
Sekarang setelah 4 tahun tinggal di negara 4 musim, salju tidak lagi membuat saya bersorak gembira seperti dulu lagi. Sekarang lebih melihat salju sebagai hal yang biasa dan terkadang bikin sebel karena jalanan licin dan menakutkan untuk berkendara. Salju kali ini datang lebih awal dari biasanya, mungkin karena itu juga para petugas dari Scenic Landscaping belum siap untuk memberishkannya pagi ini. Mungkin mereka tidak menyangka salju akan datang lebih awal.
Tadi pagi ketika bangun tidur saya merasa udara di dalam ruangan rumah terasa sangat dingin sekali, dan hal ini dibenarkan oleh Marvin dengan mengatakan kalau tadi malam turun salju. Saya bergegas melongok keluar, dan hamparan putih sudah menyelimuti semua tempat. Rumput hijauh tertutup oleh salju putih, atap rumah tertutup salju menjadi putih. Halaman, jalanana dan bahkan pemandangan gunung didepan ruamah menjadi putih.
Syukur Alhamdullilah Colorado terutama Denver dan sekitarnya merupakan negara bagian di US yang memiliki sinar matahari 300 hari dalam satu tahun. Jadi boleh dibilang dalam waktu setahun hanya 65 hari mendung dan berawan. Karena sunshine yang hampir setiap hari itu pulalah yang membuat Colorado tidak memiliki tumpukan salju yang tebal.
Setiap kali turun salju, salju akan segera mencair dalam hari itu juga atau menghilang dikeesokan harinya. Hal inilah yang membuat Colorado menjadi daerah wisata yang memiliki berbagai macam outdoor aktivitas baik di musim dingin maupun musim panas. Pagi ini ketebalan salju di Monument lebih tebal dibanding di Colorado Springs, mungkin hal ini dipengaruhi oleh ketinggian atau elevasi letak kota ini.
Monument terletak diketinggaian 7400 feet atau 2.256 km dari permukaan air laut dan Colorado Springs berada di ketinggian 6.008 feet atau 1.831 km dari permukaan air laut. Salah satu wisata outdoor terkenal di Colorado untuk musim dingin adalah ski. Bagi pecinta olah raga ski Colorado adalah tempat yang wajib anda kunjungi. thanks
Waaah..indahnya,kalau saja saya tahan udara dingin..saya seneng sekali dan sangat ingin lihat salju turun.
tapi kalau nengok anak anak ke Amrik..yang sering pada bulan Mei,juni atau Juli…dimana agak panas seperti di Indo..
Benar sekali Ibu, dibulan bulan Juni, Juli dan Agustus sama dengan suhu di Indo. Kalau mau melihat salju dibulan Agustus/September berarti mesti ke Colorado Ibu. Karena disini ada puncak gunung tertinggi yang disebut Pike Peak ini terkadang sudah ada salju dibulan September atau Agustus. Tetapi kalau disuruh memilih hujan atau salju saya memilih salju Ibu, karena tidak terlalu basah seperti waktu hujan. Dan ketika dikibaskan salju tidak membuat jaket kita basah. Terimakasih
Wah.. setiap denger cerita mbak yulis, makin tebal, lebih tebal dari salju di tempat mbak, motivasiku untuk ke luar negeri. Btw, tinggalnya di daerah pinggiran kota ya, kok kelihatannya jembar banget. Apa di tempat mbak daerah pegunungan seperti di Malang?
Benar sekali mas Feri, kami tinggal di Monument ini sebuah kota kecil dipertengahan Denver dan Colorado Springs. Kami tinggal kira kira 10 menit dari gunung itu. Wah Elevasinya Malang berapa ya saya lupa, nanti deh saya check. thanks
brrr…
jadi ingat waktu ke perisher blue di snowy mt (karena di sydney musim dinginnya tak bersalju, maka salju pun dikejar hingga ke sana), saya malah menghangatkan diri di dalam pondok, malas dengan dingin dan badainya, jalanan licin dan kulit kering.
tapi mau banget kalau diajak jalan ke tempat mbak yulis. hehe, teteeeuup…
indah sekali pemandangannya, mbak!
Enaknya di Colorado tuh, saljunya langsung mencair dan hilang. Tapi kalau mo main ski ke pikes peak saljunya tebel banget dan ga jauh juga. Emang mbak Hemma salju tuh paling sebel kalau pake badai waduh, sudah jalan susah karena salju ditanah ditambah didorong angin pula. Silahkan kalau ada kesempatan mampir kesini mbak. thanks
waa.. mau juga dong ikutan main bola salju mbak… ![]()
*sambil mikir kapan bisa liat salju beneran* hehe..
Asyik banget main bola salju sama anak-anak kecil, huuu… mereka mah ga ada capek dan ga merasa dingin sama sekali. Atau bikin manusia salju asyik juga lho ada kenikmatan yang berbeda. thanks
HOREEEEEE………… KEMAREN HUJAN ……….. MESKIPUN CUMA SEBENTAR………….. he……….. he….. salju……… huiii asyiknya……….. ayo mbak ……..cari uang dengan jualan es campur parut……. wuih asyiknya………. mumpung gratisan……….
Saya khawatir ga ada yang mau beli mas, soalnya saljunya free. Tinggal keruk didepan rumah…
Iya kemarin Ibu saya juga bilang di Magetan sudah hujan. Thanks
Saya pertama kali lihat salju hampir 33 tahun yang lalu, masih kecil, di Anvers, Belgia. Tapi udah lupa lagi waktu itu saya pertama kali lihat salju bersorak apa nggak ya?? Huehehe….
Bersoraknya mungkin iya mungkin tidak, tapi bermain saljunya pasti kan mas Yari?. Anak kecil ga pernah ada capeknya main, walaupun udaranya dingin. thanks
kalo saya kesana dan melihat salju pertama kalinya pasti akan buat boneka salju mba, hehehehe
Saya yakin pasti deh… setidaknya kalau saljunya ga cukup tebal main di salju lah. Seperti si Peter coret-coret namanya, bikin telapak kakinya, bikin wajah casper di salju. Memang asyik jika hanya beberapa hari saja. Saya juga suka salju tapi ga setiap hari deh…
thanks
Salam kenal ya Mbak, sangat menyenangkan dapat tinggal di negeri 4 musim dan keberuntungan itu tidak dimiliki oleh semua orang, kita di jakarta paling pergi ke ancol untuk masuk rumah es dan seakan2 bermain salju … he he he, Selamat menikmati musim dingin ya Mbak …
Salam kenal kembali Bang David, Alhamdullilah saya menikmati semua musim di US, karena kebetulan saya tinggal disini. Walau menikmati salju buatan kalau dilakukan bareng semua keluarga pasti kenikmatannya akan sama atau bahkan lebih. Terimakasih sudah berkenan mengunjungi blog saya. thanks
huaaaaahhh… everything veiled in white XD bagusnya!!
memangnya masih banyak yang main perang bola salju, Mbak? Kalo saljunya setebal itu apakah masih bisa bikin boneka salju?
Kalau hanya setebal itu mah ga bisa deh, karena butuh salju banyak untuk bikin boneka salju. Memang di CO saljunya ga bisa numpuk seperti di Toronto. Di Toronto aja 2 tahun terakhir kemarin juga tumpukannya tidak terlalu tebal. Tetapi bisa saja kita cari tempat yang agak tebal saljunya untuk bermain jika mau. thanks
oktober dah turun salju ? asyik dong …. saya suka menggulung salju sama sahabat2 kecil di sini terus dibikin bola2 salju lalu jadilah boneka salju horeeeee
Anak-anak kecil memang tidak pernah capek dan kedinginan jika bermain salju mbak Ely ya? Iya kebetulan saljunya turun prematur, tapi cuman sehari thok mbak. Sekarang ini dah warm lagi. thanks
Ni sekarang di jkt lagi hujan mbakkk…
berarti tinggal menikmati kemacetan saja hehehhe
OOooo… baru tahu saya mbak Indah kalau Hujan dan Macet itu satu paket..
thanks
bbrr..mbayangin aja udah dingin mba’..:D
kalo dikota saia udah ujan trus mba tiap hari, kadang setelah Subuh ujan,nanti sore ujan lagi..^^
tapi saia suka ujan,.
Hujan seprerti itu tuh yang bagus Namada, karena tidak mengganggu aktivitas sama sekali. Sebelum berangkat kerja dan sesudah pulang kerja..
Memang seharusnya sudah musim hujan kan sekarang ya? thanks
aku paling suka tuh winter mbak, bisa jalan2 di atas danau hehe walaupun habis itu bentol2 krn biduran…..
Bisa berjalan diatas danau, jadi ingat saya pernah berjalan di atas Erie Lake di Canada pada saat winter didepan kapal raksasa yang sedang berlabuh di dermaga…
keren banget. thanks
Saljunya sudah mulai mencair di hatiku, Mbak…
(apa sih? Hehe).
Indah ya. Lebih banyak di rumah, Mbak?
Alhamdullilah jika salju dihati mas DM sudah mencair, berarti itu berita gembira. Itu salju cuman turun sekali trus keeseokan harinya dan sampai dengan sekarang sinar matahari cerah sekali. Tetapi tetap dingin karena angin dari gunung. Karena jalan masih bersih dan sinar cerah masih ada sedikit kegiatan mas di Luar. Mungkin akan lebih banyak dirumah jika benar-benar sudah winter. thanks
mungkin perasaanku kalo lihat salju asli pertama kali bisa dibandingkan lurus dengan wong landha yang pertama kali njajan gethuk di pasar kudus ya, mbak ? hehe…
Mungkin mas Goenoeng, saya dulu juga aneh liat salju dan seneng karena air kok bisa turun jadi salju gitu yah. Seperti hujan kapas…
thanks
salju..
apa yang harus ku tulis
sementara ia tak kunjung tiba
bagaimana ya rasanya jidat kita di tindih salju?
Rasanya mak Nyes…
mas Timur, Terimakasih sudah berkenan melihat salju dihalaman saya ini. thanks
perbaharui URL
Thanks mas nanti saya mampir kesana. thanks
Subhanallah…
indah sekali…seumur-umur lum pernah liat salju beneran
Pemandangan salju memang Indah sekali mbak, Semoga suatu saat nanti bisa melihat sendiri. thanks
waaah indah sekali saljunya,mbak ![]()
mbak tinggal di Colorado ya? keren! saya blum pernah ke sana tapi udah jatuh cinta sama kota itu setelah lihat di Oprah Show tentang Saratoga Spring (cmiiw
).Pemandangannya indah banget ![]()
Salam kenal ya, mbak
Iya Try saya tinggal di Colorado, memang Colorado adalah daerah yang sangat indah banget. Ga bakal kehabisan tempat indah untuk dikunjungi. Salam kenal kembali Try dan terimakasih sudah berenan mengunjungi blog sederhana saya ini. thanks
[...] mengakhiri dengan kalimat “Thanks”. betapa sopannya dan manisnya. makasih juga buat Ibu Yulism yang telah menjadi teman [...]
kebayang dinginnya , brrrr
nice pic btw !
Terimakasih mas Supermance, waktu itu dingin banget. Tetapi sekarang sudah mulai hangat lagi. Terimakasih sudah berkenan mengunjungi blog saya. thanks
ahahaha
kaget nih,,,
Thomas peter wijaya khan temen saya..!!
hahahahaha
saya juga exchange student, dapet tempat di Kennewick washington…
Kalau Si Petty (peter) dari SMAN 1 madiun, saya dari SMAN 3 madiun…
kok bisa kenal si peter?
Oh Adee kenal Peter juga…
iya dia anak SMAN 1 pertukaran pelajar dari AFS-YES juga. Kebetulan si Petty itu nyasar ke blog ku seperti dirimu juga sekarang ini. Karena kebetulan dia tinggal dikota yang sama di Colorado Springs makanya kemarin Kopi darat dan dia ketemu banyak kemunitas Indonesia di Co Spgs. Kebetulan aku dari Bendo, Maospati aku merasa deket walau sebelumnya tidak pernah kenal. Yah akhirnya dia jadi adik kesayangan kami…
terutama keluarga ku dan keluarga Olive.. Salam kenal ya Adee, Selamat dan hati-hati juga di Washington. Sampai kapan disana? Sayang aku ga ada rencana ke Washington, ada rencana ke Vancouver tahun depan…
Sekali lagi selamat ya dan take care. Sukses selalu untuk kamu. Keep in touch jika berkenanThanks
owh.. jadi gitu??
eyangku juga dari Magetan…
hehehe…
deketlah sama maospati…>_<
di WA sampe bulan Juni tahun depan.
khan aku juga 1 program sama peter.
AFS-YES yang 1 tahun.
hikhikhik…
orang Indonesia terakhir di Tricities (Kennewick, Richland, and Pasco) udah pindah ke California sehari sebelum lebaran kemaren…T_T
jadinya paling banter ketemu sama orang Malaysia…T_T
tapi untungnya temenku AFS-Indonesia juga dapet tempat di WA tepatnya di Walla-walla. jaraknya 1 jam-an dari kotaku kalo naik mobil (kalo jalan, 3 tahun kali yaah..hahahaha), jadi pas lebaran kemarin kita ketemu…
udah yang tereak2 kayak orang sarap di Islamic centernya..ahahaha…
maklum….
kakak di Colorado kerjakah atau kuliah?
Oh begitu…
untungnya adis masih ada temen ya. Kalau si Peter kan sendirian disini. Saya disini hanya Ibu Rumah tangga jadi banyak waktu luangnya. Terimkasih sudh mampir lagi adis. Thanks
Oktober 22, 2008 pada 2:23 pm
Sekarang setelah 4 tahun tinggal di negara 4 musim, salju tidak lagi membuat saya bersorak gembira seperti dulu lagi. **** ngerti banget Yulis… saya juga begitu. pertama sih seneng banget, tapi kalau sudah rasain betapa tidak enaknya keadaan jika bersalju akan bertanya kenapa sih musti turun salju. Naik mobil musti ati-ati, mau naik kereta, perjalanan ke stasiunnya dua kali lipat. Naik sepeda buahaya banget (yang pasti aku ngga bisa naik sepeda bawa dua anak. kalau sendiri masih ok deh)
Untung di Tokyo juga jarang bersalju. Coba kalo aku hidup di Sapporo waaaah bisa mendekam terus dalam rumah sementara di luar saljunya lebih tinggi dari rumahnya …hihihi
Hati-hati ya Yulis
EM
Terimakasih Kak, benar sekali kegiatan jadi lebih terbatas karena malas keluar. Disamping udara dingin juga karena kondisi jalan yang perlu kerja extra lebih keras seperti kata kak Imelda, semua butuh waktu lebih lama. thanks